Evolusi manusia berlangsung ‘makin cepat’

Okay, bersiap ya, tulisan di bawah ini so very boring, sangat membosankan, sehingga sebaiknya anda berhenti sampai di sini saja sebelum menyesal….

_44280015_evolution_203_spl.jpgBut hey, gambarnya lumayan menarik. Masa iya isi tulisannya membosankan?

Maybe yes, maybe no. Karena di hari yang kering inspirasi ini, saya hanya punya bahan tulisan tentang evolusi. Yup, evolusi yang diperkenalkan oleh Darwin, yang bilang kalau manusia itu berasal dari kera. Booriiing…

Tapi sebenarnya evolusi itu apa sih? Masa iya monyet berubah begitu saja menjadi manusia?

Evolusi adalah suatu proses alami di mana setiap kehidupan terus berubah dari generasi ke generasi. Setiap individu organisme mewarisi karakternya masing-masing dari orang tua mereka melalui sifat gen yang diturunkan. Perubahan (mutasi) gen pada suatu individu dapat menimbulkan karakter baru pada keturunan berikutnya.

Bila karakter baru itu membuat si individu lebih cocok dengan lingkungannya, maka mereka akan lebih sukses dalam bertahan hidup dan memproduksi keturunan.Sebaliknya, bila karakter tersebut membuat si individu baru kurang bertahan, karakter tersebut lambat laun akan hilang dari populasi organisme tersebut. Proses ini disebut sebagai seleksi alam.

Seleksi alam menyebabkan karakter-karakter yang positif semakin banyak muncul dalam populasi. Dan setelah melewati banyak sekali generasi, suatu populasi dapat memiliki banyak karakter baru yang berbeda dari karakter nenek moyangnya sehingga muncullah spesies baru.

200px-age-of-man-wiki.jpgLalu, bila dilihat dari judul tulisan ini, akankah suatu saat manusia berubah (dengan cepat) menjadi spesies lain lagi?

Mungkin…

Sebuah studi genetika baru-baru ini menunjukkan bahwa berbagai ras manusia menjadi semakin berbeda satu dengan lainnya akibat proses evolusi yang semakin cepat.

Dalam 5000 tahun terakhir, perubahan gen manusia terjadi 100 kali lebih tinggi dibanding masa-masa sebelumnya. Hal ini bertolak belakang dengan kepercayaan lama yang menyebutkan bahwa evolusi manusia telah berhenti pada saat ini.

Para ahli dari University of Utah, Salt Lake City, US, menyebutkan bahwa gen manusia berevolusi dengan cepat di benua Eropa, Asia dan Afrika. Namun perubahan tersebut berbeda-beda sesuai dengan benua asalnya. Akibatnya, manusia secara genetik menjadi semakin berbeda satu dengan lainnya. Contoh karakter yang semakin muncul adalah mata biru dan kulit putih di Eropa Utara serta ketahanan terhadap malaria di Afrika.

Menurut mereka, hal itu terjadi karena turunnya tingkat kawin mawin antar benua dibanding pada masa nenek moyang manusia modern meninggalkan Afrika untuk menyebar ke seluruh dunia. Walau demikian, kecepatan evolusi manusia tidak berkurang sejak masa itu. Para ahli juga menduga kalau evolusi tersebut akan terus berlanjut.

Lima ribu tahun merupakan waktu yang sangat singkat bila menyangkut sebuah proses evolusi. Namun dalam evolusi manusia ini, hanya dalam 100 sampai 200 generasi, gen yang menguntungkan dan terseleksi telah dimiliki oleh 30%-40% populasi manusia.

Salah satu faktor yang menyebabkan evolusi cepat ini adalah perubahan lingkungan. Pola dan bahan makanan kita berubah dengan cepat, demikian juga dengan timbulnya berbagai penyakit. Ini semua memaksa spesies manusia untuk ’berubah’, agar dapat terus bertahan hidup walau apa pun yang terjadi.

Sumber BBC news dan Wikipedia.

20 thoughts on “Evolusi manusia berlangsung ‘makin cepat’

  1. Hihi…jadi inget komik Oliver…someday karena orang menjadi malas menggunakan kaki dan tangan tapi kecenderungan otak terus yang digunakan, evolusi manusia akan menghasilkan otak manusia akan membesar dan ditampung dalam sebuah alat khusus, kemana kaki dan tangan? yah….menyusut!


    “Diah says:
    asal survive, gak papa juga kali ya, toh the whole humankind saat itu bentuknya begitu semua, gak bakal ada yang minder
    ha ha ha”

  2. Gue juga berevelusi nih.. Jadi makin gendut! Tiiidaaaaaakkkk..!!!


    “Diah says:
    hayo-hayo lanjutkan jingkrak-jingkrakmu sambil krukupan baju astronot, halah”

  3. lagi cuti jingkrak2 pake baju astronot nih.. colokannya listriknya hilang.. (padahal sengaja dihilangkan. hehe..)


    “Diah says”
    ya ya, saya tau alasanmu << sotoy!”

  4. monyet adalah hewan paporit ku huehuehue


    “Diah says:
    sip, yg penting bukan hewan kaporit << nggak nyambung😛 . Mbah, gak bisa berkunjung balik ni, gak ada url-nya😦 “

  5. aku pernah punya gambar yang menarik, tapi ntar deh aku carinya dulu…
    tuh manusia jalan bongkok sampek tegak kembali bongkok lagi…
    bongkok di depan kompie… gara2 ngeblog!😀


    “Diah says:
    hmmm lucu juga tuh kalo evolusi manusia ternyata dipacu oleh budaya ngeblog hahaaha (saya kayaknya udah mulai berevolusi juga tuh kalo begitu)”

  6. Denger2 baru2 ini (lupa dari mana sumbernya), evolusi ala darwin itu salah total.. Sebab tidak ada rantai yang berhubungan antara “bentuk awal”, “bentuk antara” dan “bentuk akhir”..

    Btw, yang sampe sekarang gue selalu bertanya2 kalo teori darwin itu benar: “Kalo dulu monyet berevlusi menjadi manusia, trus kalo sekarangnya monyet, dulunya apa donk?”.. “Kenapa gak semua monyet berubah jadi manusia?”.. “Kenapa cuma gue, monyet yang bisa nge-blog?”..


    “Diah says:
    aaarghhh please dont make me explain such a boring topic again😛 He he he… maap yak, kalo dijelasin di sini panjangnya bisa sama dengan 5 postingan baru. Kalo masih penasaran, coba baca lagi postingan di atas, sekalian dengan link-linknya😉 “

  7. Gak perlu dijelasin kok.. sebab gue juga lagi males baca yang bikin jidat mengkerut… Gue lebih tertarik bacaan yang bikin pantat berkerut… ada gak?

    “Diah says:
    kalo otak adanya di pantat, ya pasti yang mengkerut pantat😀 “

  8. Kalo kelamaan berendem, pantat saya suka mengkerut.. Wah, berarti otak saya pindah ke pantat.. Ini pasti evolusi spontan manusia..!! Menggemparkan..!!!!

  9. Ya…kalo evolusinya berubah menjadi lebih baik, gak apa deh….🙂

    “Diah says:
    ho’oh. hampir pasti lebih baik, lebih cocok sama lingkungan yang juga berubah”

  10. Evolusi manusia tidak hanya terjadi pada tataran fisik, seperti daya bentuk tubuh dan anggota tubuh, daya tahan, dan sebagainya, tetapi juga pada tataran emosi dan rasa. Pada tahapan tertinggi, manusia mampu memecah ‘sekat-sekat dunia’. Orang seperti Mama Lauren akan semakin banyak bermunculan, tetapi inti dari evolusi manusia bukan itu…

  11. Lalu, bila dilihat dari judul tulisan ini, akankah suatu saat manusia berubah (dengan cepat) menjadi spesies lain lagi?
    Mungkin…

    Pertanyaanya: kenapa anda menjawab MUNGKIN, bukan PASTI? Anda percaya dengan teori evolusi kan? Ato anda masih ragu dengan teori evolusi???

    Kalo memang evolusi benar, kenapa nyamuk/lebah yang sekarang masih sama dengan nyamuk/lebah jutaan tahun yang lalu? Sudah baca ttg fosil nyamuk/lebah kan?

    Kata toeri evolusi semua makhluk berasal dari satu, terus berevolusi menjadi beragam. Nah, proses evolusinya itu kan pasti meninggalkan jejak. Misalnya setengah ikan -> setengah reptil -> setengah burung -> setengah mamalia. Dan, mana bukti fosil yang menunjukkan tentang adanya binatang transisi itu? Seharusnya jumlahnya sama dengan fosil makhluk yg telah jadi sempurna.

    Gak ada bukti kan? Ingat Ikan Coelacanth (sorry,kalo salah ejaanya) yg katanya ikan transisi, punya organ setengah reptil. Ternyata ikan tersebut sekarang banyak ditemukan di perairan Sulawesi, dan organ itu bukan transisi ke reptil, tapi semacam lemak (ato apalah aku lupa, coba di Googling aja ya).

    So, evolusi sebenarnya istilah untuk menjelaskan proses adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungannya, dan bukan proses perubahan menjadi spesies yang berbeda.

    Kebanyakan fosil klaim evolusi adalah rekayasa. Penuh ilustrasi menyesatkan.

  12. Ada 3 momen penting dalam sejarah manusia :
    1. Saat hominid berjalan tegak dengan 2 kaki.
    2. Saat ditemukannya api dan pemanfaatannya.
    3. Saat era baru revolusi industri di Eropah.
    Ketiga hal tersebut menyebabkan akselerasi perkembangan yang lebih cepat dalam rentang waktu yang sama. Ingat, ketika sepeda motor, komputer, HP, mobil, pesawat terbang diciptakan mula2, bentuknya tidak sama dengan yang ada sekarang. Gampang memahaminya kan? Hanya perlu sedikit logika dan kecerdasan.

  13. hy… para pembaca, aku gak percaya sama teori darwin’s masak kera menjadi manusia, kalo memang teori darwin’s benar kenapa kanguru gak berubah menjadi dinosaurus. hyy…hy…

  14. Ribut tentang makhluk antara, makhluk peralihan melulu. Trus bilang teori evolusi runtuh. Runtuh di Hongkong…???? Orang yang tau teori evolusi pasti paham bahwa semua bentuk makhluk sekarang adalah bentuk peralihan, bentuk terkini, present form. Semua akan berubah dalam jangka yang amat panjang yang memungkinkan terjadinya evolusi. Secara alami, dalam waktu 5.000 tahun tidak akan terjadi species baru akibat evolusi. Memang sulit bagi sains maju di negeri ‘religius’ ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s